Kaum pekerja termasuk kaum yang kurang gerak. Terkurung dalam ruangan kantor 8-10 jam sehari, terkungkung di kabin kendaraan umum hampir 2jam sehari. Ketika pulang ke rumah, kos atau apartemen pastinya badan sudah terasa lelah, tidak ada tenaga untuk berolahraga.
Solusinya, bisa dengan berjalan kaki menuju kantor. Olahraga paling baik dilakukan di pagi hari, ketika tubuh masih bugar. Olahraga yang teratur minimal 20 menit setiap hari bisa membuat peredaran lancar dan pikiran jernih. Kalau tubuh bugar dan pikiran jernih, niscaya pekerjaan di kantor akan lebih mudah teratasi.
Efek lain dari rutin berolahraga adalah kita terhindar dari berbagai penyakit degenerasi. Karena peredaran darah lancar, sel-sel tubuh terus memperbarui diri sesuai jadwalnya. Kita jadi tampak muda dan ceria selalu.
Bagaimana cara memulainya? Berangkatlah ke kantor dengan sepatu sandal yang lentur atau sepatu olahraga. Pakailah kaos katun dan celana panjang. Tinggalkan high-heels dan peralatan make-up di kantor. Kalau jarak antara tempat tinggal dengan kantor kurang dari 3 km, bisa berangkat dengan berlari atau berjalan kaki. Kalau memerlukan kendaraan umum untuk mencapai kantor, turunlah di lokasi yang jaraknya 500 meter atau lebih dari kantor, lalu berjalanlah ke tempat tujuan.
Ambil langkah panjang dan cepat, sehingga otot-otot kaki dan pinggang ke bawah tertarik. Gerakkan juga tangan (kalau bisa). Ayunkan kaki dengan tumit menjejak bumi terlebih dahulu. Ambil nafas pendek-pendek. Menjelang sampai kantor, kurangi kecepatan langkah kaki.
Setelah sampai kantor, bersihkan keringat dengan handuk, lalu cuci muka dengan facial wash. Sesudah itu ritual make up bisa dimulai. Ganti pakaian dengan baju formal. Kenakan kembali high-heels anda.
Walau tampak simpel, sebenarnya yang paling sulit adalah kemauan melakukannya. Kalau sudah tahu manfaatnya, segala hal di atas bisa dilakukan. Apalagi, jalan kaki adalah olahraga paling murah. Tidak diperlukan alat yang mahal atau iuran keanggotaan di Gym
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar